Jumat, 30 Januari 2009

TAMAN LORENTZ

Provinsi Papua yang luasnya hampir 3,5 kali Pulau Jawa memiliki potensi sumberdaya alam yang besar, di samping posisi geografis yang ada ditepian Barat cekungan pasifik serta berbatasan langsung dengan Australia, Papua New Guinea (PNG), Republik Palau. Provinsi Papua memiliki banyak kandungan sumber daya alam, baik yang tidak dapat di perbaharui (unrenewable resources) maupun yang dapat diperbaharui (renewable resorces). Kandungan potensi sumberdaya alam tersebut belum termanfaat secara optimal. Nah salah satunya adalah taman LORENTZ internasional. Taman Lorenz ini, terletak 4.884 m diatas permukaan laut, yang luasnya mencapai 2.505.600 Ha. Pada Taman Nasional LORENTZ tersebut terdapat aneka vegetasi serta lebih dari 350 jenis burung dan 101 jenis mamalia. Taman LORENTZ telah masuk terdaftar oleh Badan Peduli Lingkunagn PBB sebagai cagar alam murni yang belum sama sekali terkontaminasi oleh tangan manusia yang nakal. Taman LORENTZ menjadi bagian penting dunia karena selain kaya akan hasil-hasil tembaga, hutannya masih cukup luas dan mampu berfungsi sebagai paru-paru dunia. Wilayah ini juga memiliki keanekaragaman hayati dan meliputi 20.000-25.000 jenis tanaman berkayu, 146 jenis mamalia, 329 jenis reptil dan amphibia, 650 jenis burung, lebih 1.200 jenis ikan laut, 150.000 jenis serangga, dan masih banyak lagi jenis-jenis tumbuhan dan hewan lainnya, sehingga dari segi biologi dan pelestarianPapua telah menjadi bagian penting situs dunia.
SUKU NDUGA SEBAGAI PEMILIK TAMAN LORENTZ
Salah satu suku dari sekian banyak suku yang mendiami daerah/wilayah teman lorenz nasional adalah suku Nduga. Pada dasarnya suku ini hidupnya bertani dengan berpindah-pindah lahan. Namun biasanya suku ini tidak berpindah terlalu jauh untuk bertani. Suku-suku kerabat dari suku Nduga adalah Suku Amungme (orang Nduga yang berbahasa dua Amung-Nduga) biasanya disebut Amung Tau yang artinya Amungme Nduga, yang berikut yaitu suku Dani (barat, timur) Suku Moni dan suku Ngalik. Suku ini cukup ramah dan baik, akan tetapi jangan coba-c0ba untuk mengganggu ketentraman dan keramahan mereka, tentunya hal seperti ini akan memicu kemarahan mereka sehingga berakibat fatal. Walaupun hidup di tengah-tengah keragaman hayati yang dilindungi oleh salah satu badan PBB bagian lingkungan hidup, namun masyarakat di (Mapnduma) central dimana masyarakat suku Nduga secara keseluruhan tidak pernah menikmati hasil dari kekayaan mereka sendiri. Artinya jika Taman itu dilindungi tentu saja ada kompensasi atau bantuan bagi masyarakat yang ada di daerah tersebut oleh PBB maupun Indonesia, namun hal seperti itu saja tidak ada sehingga masyarakat di tempat ini hidup dibawah garis kemiskinan.Walaupun demikian ada berbagai upaya kesejahteraan yang dilakukan oleh anak-anak daerah sendiri, sedikit demi sedikit, membuka lowongan untuk masyarakat menikmati sebagaimana semestinya, dengan membuka lapangan terbang dan dengan mendatangkan sedikit bantuan kesehatan dan pendidikan.Walaupun demikian, kita tidak bisa mengatakan bahwa masyarakat Nduga menikmati hidup yang layak secara khusus dan pada umumnya masyarakat Papua. Mengapa masyakarat Papua meminta "M" (Merdeka)? Alasannya hanya satu yaitu karena tidak adanya perhatian serius Pemerintah Indonesia terhadap masyarakat Papua di segala bidang sebagaimana yang dilakukan di Jawa dan daerah-daerah lain. Bayangkan sejak bergabung dengan RI sampai sekarang, masyarakat Papua masih sangat terbelakang tidak pernah menikmati hasil kekayaan yang dikeruk pemerintah pusat dan orang Papua juga yang pro pemerintah pusat. Alasan-alasan seperti itulah yang membuat mayoritas masyarakat Papua ingin memisahkan diri dari NKRI. Secara logis, saya pikir wajar, sebab masyarakat masih masih banyak yang telanjang, tak berpendidikan, tingkat kesehatan yang rendah, tingkat gizi yang kurang memadai,, dan berbagai persoalan lainnya. Tentunya ini merupakan suatu diskriminasi pembangunan dan ketidak seriusan pemeruintah untuk meningkatkan taraf hidup manusia Papua dalam sektor ekonomi, sosial, politik, pendidikan, kesehatan dan berbagai program pemberdayaan lainnya. Sampai kapan pemerintah akan terus menindas masyarakatnya sendiri, ibarat pepatah yang mengatakan bahwa "pagar makan tanaman" demikianlah pemerintah Indonesia sesungguhnya di mata masyarakatnya sendiri.Kembali kepada masyarakat Nduga, mungkin menurut saya suku yang sangat kecil dari sekian banyak suku yang ada di Papua, merupkan masyarakat yang rata-tara hidupnya di bawah garis kemiskinan. Makanan sehari-harinya adalah ubi jalar dan sayur. walaupun demikian masyarakat hidupnya damai. Kebanyakan dari masyarakat Nduga, sudah banyak yang pindah tempat tinggal ke kota seperti Timika, Wamena, Jayapura dan Nabire dan beberapa daerah di Papua.

Rabu, 28 Januari 2009

CARA MEMBENTUK KARAKTER BELAJAR YANG KUAT

Salah satu faktor utama yang membuat kebanyakan pelajar tidak pernah mencapai tingkat prestasi yang menakjubkan dalam studynya karena mereka tidak memiliki karakter belajar yang kuat. Anda bisa melihat berapa banyak pelajar yang tidak bisa belajar dengan efektif bahkan belajar seakan menjadi beban berat bagi mereka. Baru saja mereka membuka buku, langsung kepala mereka menjadi sakit. Sebagai pelajar, mereka tahu bahwa belajar adalah tugas utama mereka namun terasa sulit sekali bagi mereka untuk belajar dengan baik. Apakah anda mengalami hal yang sama dengan gaya belajar anda? Apakah anda merasa sulit untuk belajar karena terasa beban berat? Semua ini terjadi karena anda belum memiliki karakter belajar yang kuat. Orang yang memiliki karakter belajar yang kuat, ia bisa belajar selama berjam-jam di meja belajar dengan penuh kenikmatan. Ia merasa tidak tenang jika ia tidak belajar. Ia tidak gampang terpengaruh oleh situasi apapun selama belajar.
Karakter belajar yang kuat bukanlah suatu warisan gen keturunan atau bakat alami namun itu dibentuk dan dicipta oleh orang itu sendiri melalui suatu proses. Anda dapat membentuk dan menciptakan karakter belajar anda yang kuat. Anda akan menjadi orang yang berprestasi jika anda memiliki karakter belajar yang kuat. Berikut ini adalah 5 langkah pembentukan karakter belajar yang kuat:

MEMILIKI MOTIVASI BELAJAR
Selama seorang pelajar belum memiliki motivasi belajar maka ia tidak akan bisa belajar secara efektif. Perlu bagi seorang pelajar untuk memiliki motivasi belajar tertentu sebagai pembangkit dan pendorong semangat untuk belajar. Motivasi belajar artinya apa yang menyebabkan anda ingin belajar. Anda bisa menciptakan motivasi belajar anda sendiri. Sebagai misal, motivasi belajar anda adalah mendapat nilai A, lulus dengan Cum Laude, menjadi seorang penulis dan pembicara ternama, menjadi pilot, dll. Seorang pelajar perlu menyadari secara penuh bahwa tanpa memiliki motivasi belajar yang kuat siapapun tidak akan pernah mencapai prestasi yang gilang-gemilang. Oleh sebab itu, mulailah hari ini juga ciptakan motivasi anda sendiri sebagai pembakar semangat belajar anda. Ini adalah langkah awal yang akan membawa anda masuk dalam pembentukan karakter belajar yang kuat.

PERSIAPAN UNTUK BELAJAR
Persiapkanlah segala sesuatu yang diperlukan sebelum belajar. Ada beberapa hal yang harus anda persiapkan sebelum belajar. Pertama, anda harus memastikan bahwa anda dalam kondisi fisik dan mental yang benar-benar siap untuk belajar. Kedua, tentukan durasi waktu belajar anda. Dalam arti, pada pukul berapa anda memulai belajar dan pada pukul berapa anda berhenti belajar. Ketiga, tentukan bidang study apa/ topik apa yang akan anda pelajari. Keempat, pastikan semua alat Bantu belajar tersedia diatas meja belajar anda. Kelima, pastikan bahwa tidak akan ada gangguan selama belajar anda baik dari dalam diri anda sendiri maupun dari luar. Persiapan yang baik akan sangat membantu anda menikmati belajar.

BERTINDAK UNTUK BELAJAR
Setelah anda mempersiapkan segala sesuatu sebelum belajar dengan baik maka langkah berikutnya adalah bertindak untuk belajar. Duduklah di meja belajar anda, kemudian mulailah untuk belajar. Tetap fokus selama jam belajar anda. Untuk pertama kalinya, anda akan merasa bosan, malas, jenuh, dan terasa tidak enak sehingga anda sepertinya mau berhenti saja. Namun anda perlu ketahui bahwa ketika anda bertahan dan terus bertahan belajar di meja anda, maka secara langsung anda sedang membentuk karakter belajar anda. Ada pepatah seperti ini “when it is harder to study, you should be harder to study”. Artinya, ketika anda merasa sulit untuk belajar, justru disitulah anda harus memaksa diri anda untuk belajar. Ketika anda melakukan hal ini secara berulang-ulang setiap hari maka kemalasan, kebosanan, kejenuhan dan kelalaian anda untuk belajar akan terkikis sedikit demi sedikit sehingga anda akan sampai kepada satu tahapan atas, dimana belajar bukan lagi merupakan beban namun menjadi kesukaan anda.

MENYUKAI BELAJAR
Setelah tindakan belajar anda secara berulang-ulang yang kemudian membuat belajar menjadi kesukaan anda maka langkah berikutnya adalah anda harus mempertahankan kesukaan anda pada belajar. Jangan pernah berhenti belajar setiap hari agar kesukaan anda untuk belajar tetap menyala. Ketika belajar sudah menjadi kesukaan anda dan ketika anda mempertahankan kesukaan anda terhadap belajar itu setiap hari dalam waktu yang cukup lama, maka belajar akan menjadi karakter anda. Belajar sudah menyatu dalam daging dan darah anda. Pada tingkatan ini, anda sudah tidak akan mengalami kesulitan, beban dan hambatan dari dalam diri anda untuk belajar. Tanpa anda memaksa diri anda, secara langsung anda akan belajar. Tidak akan ada kesulitan dan beban untuk belajar pada tahap ini.



BERTAHAN SELAMA BELAJAR
Langkah terakhir untuk mempertahankan karakter belajar anda yang sudah terbentuk itu maka anda harus tetap bertahan selama belajar. Bertahan dan terus bertahan pada waktu belajar anda akan juga memperkuat dan mengkristalkan karakter belajar anda sehingga anda menjadi manusia yang utuh dalam kehidupan belajar anda.

Apabila anda sudah memiliki karakter belajar yang kuat maka dunia akan membuka mata untuk melihat anda karena prestasi-prestasi gilang gemilang yang anda lahirkan. Sukses adalah milik anda….

Oleh Gwijangge Tonce
Januari 2009

Selasa, 27 Januari 2009

WHY THE WEST PAPUAN IS STILL CINFLICTING WITH THE JAKARTA???

"Why the west Papuan is still conflicting with the Jakarta???". This is actually an easy question to answer but until today, it can not be answered by Jakarta as the central government. Many policies of development have been being implemented by the Indonesian's government to West Papua since Papua was annexed to be the part of Republic of Indonesia in 1963 through PEPERA. The conflict between West Papuan and Indonesia is still existing today. Does the central government never create a good policy for West Papua? No. The best policy of indonesia's government is "special autonomy" as assumed by Indonesia it self. The reality shows us that, "Special Autonomy" is not successful and effective for Papuan's Papua. So, the question is, what does the West Papuan want from Indonesia? The simple answer is FREEDOM. "We are the West Papuan just want the freedom from colonialism, liberalism, poverty, stupidity and slavery of Indonesia and the big Multinational Corporates such as Freeport. We want be the leader in our own homeland so please stop torture us." This is true aspirations of west Papuans. Many of the human rights' violation are still done by the Indonesian's Military by killing the innocent children and the women. Most of the people's housings and the gardens have been burned and destroyed. Many of women lost their husbands as well as husbands lost their wives. The military approach which is applied by Indonesia in West Papua had disappeared 350.000 people. ...